Kulon Progo – Suasana hangat dan penuh keakraban tampak setiap pagi di halaman MIN 1 Kulon Progo. Sejak dini, madrasah ini menanamkan pembiasaan positif melalui budaya salaman dan sapa pagi. Kegiatan tersebut menjadi rutinitas yang dijaga dan dijalankan oleh seluruh guru, tenaga kependidikan (GTK), serta siswa.
Kepala MIN 1 Kulon Progo, Kasmad Rifangi, M.Pd.I., menjelaskan bahwa pembiasaan sederhana ini memiliki makna yang mendalam. “Budaya salaman dan sapa pagi menjadi salah satu cara kami menanamkan nilai karakter pada siswa. Dengan kebiasaan ini, diharapkan tumbuh rasa hormat, sopan santun, serta kedekatan antara guru dan siswa,” ujarnya, Rabu (8/1/2025).
Kasmad menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga mencerminkan suasana kekeluargaan di lingkungan madrasah. “Sapa dan salaman setiap pagi bukan hanya simbol keramahan, tetapi juga bentuk penghormatan dan kepedulian antarsesama,” tambahnya.

Guru kelas 1B, Nur Rohmah, S.Pd.I., turut mendukung penuh kegiatan ini. Ia menjelaskan bahwa guru piket datang lebih awal setiap hari untuk menyambut siswa di gerbang madrasah. “Dengan pembiasaan ini, siswa belajar berperilaku sopan, ramah, dan menghormati orang lain, baik di sekolah, rumah, maupun di lingkungan masyarakat,” ungkapnya.
Budaya sederhana namun bermakna ini terus dilestarikan di MIN 1 Kulon Progo sebagai upaya nyata menumbuhkan karakter religius, santun, dan berakhlak mulia sejak usia dini.
Leave a Comment