Pesan kebangsaan dan kerukunan dari Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, menjadi bagian penting dalam kegiatan jalan kerukunan dan senam ceria yang dilaksanakan pada Ahad, 4 Januari 2026. Keluarga besar MIN 1 Kulon Progo hadir mengikuti acara pembukaan yang berlangsung dalam suasana akrab, penuh kehangatan, dan kebersamaan. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan rasa persaudaraan.
Kepala madrasah bersama para guru dan tenaga kependidikan MIN 1 Kulon Progo mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat. Jalan kerukunan dan senam ceria tidak sekadar menjadi aktivitas fisik, tetapi juga wadah untuk memperkuat solidaritas dan kekompakan antarwarga madrasah serta masyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Agama RI, Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, bersama istri. Hadir pula Bupati Kulon Progo Dr. H. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY Dr. H. Ahmad Bahiej, S.H., M.Hum. Kehadiran para tokoh ini menambah nilai dan kesan mendalam pada kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan khidmat.
Dalam arahannya, Romo Muhammad Syafi’i mengingatkan kembali sejarah berdirinya Kementerian Agama yang memiliki keterkaitan erat dengan Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia menyampaikan bahwa kantor pertama Kementerian Agama berdiri berkat hibah Sri Pakualam VIII yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Presiden pada Januari 1946. Menurutnya, sejarah tersebut perlu terus dirawat sebagai pijakan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan kehidupan beragama.
Lebih lanjut, Romo Syafi’i mengajak seluruh jajaran dan masyarakat untuk senantiasa memelihara persatuan dan keharmonisan. Ia menegaskan bahwa kebersamaan dan kekompakan merupakan kunci utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaya saing, dan bermartabat.
Kepala MIN 1 Kulon Progo, Kasmad Rifangi, M.Pd.I., mengapresiasi pesan yang disampaikan. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas nasihat serta keteladanan yang diberikan, seraya berharap nilai kerukunan dan penghargaan terhadap sejarah dapat terus diterapkan dalam kehidupan madrasah sehari-hari.
Bagi keluarga besar MIN 1 Kulon Progo, kegiatan ini menjadi momentum berharga untuk memperkuat rasa kebersamaan sekaligus menegaskan peran madrasah dalam menanamkan nilai persatuan, karakter, dan kebangsaan kepada seluruh warganya.
Leave a Comment