Kulon Progo – Kegiatan ceramah singkat Ramadan di MIN 1 Kulon Progo tahun ini terasa sedikit berbeda. Para siswa tidak hanya menyampaikan ceramah dalam bahasa Indonesia, Jawa, dan Arab, tetapi juga mulai mencoba menggunakan bahasa Inggris. Upaya ini jadi bagian dari latihan keberanian sekaligus penguatan kemampuan berbahasa.
Pada Kamis (12/3/2026), ceramah bertema Remembering Allah Through Gratitude disampaikan Mumtaz Tsaqib Al Ghifarry dari kelas III B. Ia tampil cukup percaya diri di depan teman-temannya, meski mengaku sempat merasa tertantang saat menyiapkan materi.
“Ini tantangan buat saya. Apalagi harus memakai Bahasa Inggris. Tapi jadi pengalaman baru juga,” ujar Tsaqib.
Menurut guru Bahasa Inggris, Rayi Rochim Asmara, S.Pd., kegiatan seperti ini memang penting untuk melatih kepercayaan diri siswa. Ia melihat anak-anak mulai berani mencoba, meski belum sempurna.
“Saya puas dengan usaha mereka. Ke depan tentu harus terus ditingkatkan agar semakin lancar,” ungkapnya.
Kegiatan ceramah ini juga bisa disaksikan melalui kanal YouTube resmi madrasah, serta dibagikan di TikTok, Facebook, dan Instagram agar menjangkau lebih banyak orang.
Leave a Comment