Kegiatan ceramah Ramadan berbahasa Jawa kembali digelar di MIN 1 Kulon Progo pada akhir pekan ini. Meski sederhana, kegiatan ini tetap terasa menarik. Para siswa mencoba menyampaikan pesan keagamaan dengan bahasa Jawa yang runtut dan enak didengar, sehingga suasana jadi lebih hidup dan tidak membosankan.
Ahad (15/3/2026), Denayya Adzkia Shanum dari kelas V B tampil membawakan ceramah bertema Nggayuh Kamulyan Lailatul Qadar. Ia mengaku butuh latihan berulang agar lebih lancar, terutama dalam pengucapan. “Susah banget pengucapannya. Jadi harus sering latihan di rumah,” kata Denayya sambil tersenyum.
Guru Bahasa Jawa, Al Fianita Fauziah, S.Pd., memberikan apresiasi atas usaha para siswa yang sudah berani tampil. Menurutnya, proses belajar seperti ini tidak instan dan perlu waktu. “Yang penting berani dulu. Soal lancar itu bisa menyusul kalau terus dilatih,” ucapnya.
Kegiatan ini juga dibagikan melalui kanal YouTube resmi MIN 1 Kulon Progo serta media sosial seperti TikTok, Facebook, dan Instagram, sehingga bisa disaksikan oleh masyarakat luas. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan bisa menambah semangat siswa.
Leave a Comment