Kulon Progo – MIN 1 Kulon Progo secara resmi memberikan piagam kepada enam siswa yang ditetapkan sebagai Duta Anti-Bullying pada Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah untuk menanamkan kepedulian dan keberanian siswa dalam mencegah perundungan di lingkungan madrasah. Penyerahan piagam dilakukan langsung oleh Kepala MIN 1 Kulon Progo, Kasmad Rifangi, M.Pd.I. di hadapan warga madrasah.

Enam siswa yang dilantik sebagai Duta Anti-Bullying tersebut yakni Avisa Dzakira Nurani, Bilqis Salsabila, Dewi Ari Wahyuningtyas, Dina Azzahra Putri, Erlina Fela Novia, dan Rayna Nefrit Salsabila. Mereka diharapkan mampu menjadi contoh sikap positif bagi teman-temannya serta berperan aktif dalam menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
Kasmad Rifangi menyampaikan bahwa penunjukan duta anti-bullying bukan sekadar pemberian gelar. Ia menekankan bahwa para siswa yang dilantik memegang tanggung jawab moral untuk mengajak teman-temannya menjauhi perilaku perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media daring. “Kami berharap enam siswa ini bisa menjadi teladan, berani mengingatkan, dan menjadi penghubung jika ada masalah di lingkungan kelas,” ujar Kasmad.

Salah satu duta, Dina Azzahra Putri mengungkapkan rasa senang dan bangganya atas kepercayaan yang diberikan. Ia menyatakan siap menjalankan amanah tersebut dengan sungguh-sungguh. “Menjadi Duta Anti-Bullying adalah kesempatan untuk belajar peduli dan membantu teman agar merasa aman di madrasah,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konsisten dalam membangun budaya anti-bullying di MIN 1 Kulon Progo. Dengan keterlibatan siswa secara langsung madrasah berharap nilai saling menghormati dapat tumbuh dan terjaga dalam kehidupan sehari-hari.
Leave a Comment