{"id":8866,"date":"2026-02-07T18:16:11","date_gmt":"2026-02-07T11:16:11","guid":{"rendered":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/?p=8866"},"modified":"2026-02-07T18:16:11","modified_gmt":"2026-02-07T11:16:11","slug":"guru-min-1-kulon-progo-ikuti-pelatihan-peningkatan-kompetensi-gladhi-macapatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/2026\/02\/07\/guru-min-1-kulon-progo-ikuti-pelatihan-peningkatan-kompetensi-gladhi-macapatan\/","title":{"rendered":"Guru MIN 1 Kulon Progo Ikuti Pelatihan Peningkatan Kompetensi Gladhi Macapatan"},"content":{"rendered":"\n<p>Kulon Progo &#8211; Guru MIN 1 Kulon Progo mengikuti kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi. Agenda tesebut diperuntukkan bagi Guru SD\/MI se-Kapanewon Temon dan dilaksanakan pada Kamis (29\/1\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan ini berlangsung di Aula SDN 3 Glagah, Temon, Kulon Progo. Pelatihan ini diadakan sebagai bagian dari program peningkatan kompetensi guru tahun 2026. Dengan ketentuan setiap sekolah mengirimkan satu orang guru sebagai perwakilan.<\/p>\n\n\n\n<p>MIN 1 Kulon Progo mengirimkan guru Bahasa Jawa, Al Fianita Fauziah, S.Pd. untuk mengikuti kegiatan tersebut. Pelatihan mengangkat materi Gladhi Macapatan. Hal ini bertujuan memperkuat kemampuan guru dalam memahami serta mengajarkan tembang macapat kepada siswa. Materi disampaikan secara praktik agar mudah dipahami dan dapat diterapkan langsung dalam pembelajaran di kelas.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/WhatsApp-Image-2026-01-30-at-07.28.39.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-123208\"\/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Kegiatan ini menghadirkan narasumber, Wiwik Hartatik, S.Pd. Ia menekankan pentingnya peran guru dalam melestarikan budaya Jawa melalui pembelajaran yang menarik dan kontekstual. \u201cMacapat tidak hanya dipelajari sebagai bentuk kesenian. Tetapi juga sebagai sarana penanaman nilai dan karakter,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Guru MIN 1 Kulon Progo, Al Fianita Fauziah, S.Pd. mengaku senang dapat mengikuti pelatihan ini. \u201cMaterinya sangat bermanfaat dan menambah wawasan saya sebagai guru Bahasa Jawa. Banyak hal yang bisa langsung diterapkan di kelas,\u201d ujar Alfi.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui keikutsertaan dalam pelatihan ini MIN 1 Kulon Progo berharap kompetensi guru terus meningkat dan pembelajaran Bahasa Jawa semakin bermakna bagi siswa.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kulon Progo &#8211; Guru MIN 1 Kulon Progo mengikuti kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi. Agenda tesebut diperuntukkan bagi Guru SD\/MI se-Kapanewon Temon dan dilaksanakan pada Kamis (29\/1\/2026). Kegiatan ini berlangsung di Aula SDN 3 Glagah, Temon, Kulon Progo. Pelatihan ini diadakan sebagai bagian dari program peningkatan kompetensi guru tahun 2026. Dengan ketentuan setiap sekolah mengirimkan satu orang guru sebagai perwakilan. MIN 1 Kulon Progo mengirimkan guru Bahasa Jawa, Al Fianita Fauziah, S.Pd. untuk mengikuti kegiatan tersebut. Pelatihan mengangkat materi Gladhi Macapatan. Hal ini bertujuan memperkuat kemampuan guru dalam memahami serta mengajarkan tembang macapat kepada siswa. Materi disampaikan secara praktik agar mudah dipahami dan dapat diterapkan langsung dalam pembelajaran di kelas. Kegiatan ini menghadirkan narasumber, Wiwik Hartatik, S.Pd. Ia menekankan pentingnya peran guru dalam melestarikan budaya Jawa melalui pembelajaran yang menarik dan kontekstual. \u201cMacapat tidak hanya dipelajari sebagai bentuk kesenian. Tetapi juga sebagai sarana penanaman nilai dan karakter,\u201d jelasnya. Guru MIN 1 Kulon Progo, Al Fianita Fauziah, S.Pd. mengaku senang dapat mengikuti pelatihan ini. \u201cMaterinya sangat bermanfaat dan menambah wawasan saya sebagai guru Bahasa Jawa. Banyak hal yang bisa langsung diterapkan di kelas,\u201d ujar Alfi. Melalui keikutsertaan dalam pelatihan ini MIN 1 Kulon Progo berharap kompetensi guru terus meningkat dan pembelajaran Bahasa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8867,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-8866","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8866","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8866"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8866\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8868,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8866\/revisions\/8868"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8867"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8866"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8866"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8866"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}