{"id":9378,"date":"2026-04-30T05:35:36","date_gmt":"2026-04-29T22:35:36","guid":{"rendered":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/?p=9378"},"modified":"2026-04-30T05:35:36","modified_gmt":"2026-04-29T22:35:36","slug":"jelang-tka-siswa-min-1-kulon-progo-sungkem-mohon-doa-restu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/2026\/04\/30\/jelang-tka-siswa-min-1-kulon-progo-sungkem-mohon-doa-restu\/","title":{"rendered":"Jelang TKA Siswa MIN 1 Kulon Progo Sungkem Mohon Doa Restu"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Kulon Progo (MIN1KP)<\/strong> \u2013 Suasana haru terasa di Musala Al Kautsar MIN 1 Kulon Progo pada Senin (20\/4\/2026) sore. Para siswa kelas VI mengikuti kegiatan sungkem kepada guru dan tenaga kependidikan (GTK) sebagai bentuk permohonan doa restu menjelang pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA).<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan ini berlangsung sederhana, tetapi penuh makna. Siswa satu per satu menghampiri guru, menyalami, lalu menundukkan kepala sebagai tanda hormat. Beberapa tampak menahan haru. Apalagi ini menjadi momen penting sebelum mereka menghadapi ujian.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG-20260424-WA0024-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-138023\"\/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Siswa kelas VIB, Ulayya Dzulkhoid mengaku momen tersebut membuatnya lebih tenang. \u201cSaya merasa lebih siap setelah minta doa restu. Semoga bisa mengerjakan TKA dengan lancar,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala MIN 1 Kulon Progo, Kasmad Rifangi, M.Pd.I. menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tradisi. Tetapi juga bagian dari pembentukan karakter. \u201cKami ingin anak-anak tidak hanya siap secara akademik. Tetapi juga punya sikap hormat dan doa kepada guru,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG-20260424-WA0027.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-138024\"\/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Menurutnya, doa dan restu dari guru diharapkan bisa menambah kepercayaan diri siswa. Pihak madrasah pun terus mendampingi siswa dalam persiapan TKA. Baik melalui pembelajaran maupun penguatan mental.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan sungkem ini ditutup dengan doa bersama memohon kelancaran dan hasil terbaik bagi seluruh siswa. Momen ini menjadi pengingat bahwa usaha dan doa berjalan beriringan.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kulon Progo (MIN1KP) \u2013 Suasana haru terasa di Musala Al Kautsar MIN 1 Kulon Progo pada Senin (20\/4\/2026) sore. Para siswa kelas VI mengikuti kegiatan sungkem kepada guru dan tenaga kependidikan (GTK) sebagai bentuk permohonan doa restu menjelang pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA). Kegiatan ini berlangsung sederhana, tetapi penuh makna. Siswa satu per satu menghampiri guru, menyalami, lalu menundukkan kepala sebagai tanda hormat. Beberapa tampak menahan haru. Apalagi ini menjadi momen penting sebelum mereka menghadapi ujian. Siswa kelas VIB, Ulayya Dzulkhoid mengaku momen tersebut membuatnya lebih tenang. \u201cSaya merasa lebih siap setelah minta doa restu. Semoga bisa mengerjakan TKA dengan lancar,\u201d ucapnya. Kepala MIN 1 Kulon Progo, Kasmad Rifangi, M.Pd.I. menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tradisi. Tetapi juga bagian dari pembentukan karakter. \u201cKami ingin anak-anak tidak hanya siap secara akademik. Tetapi juga punya sikap hormat dan doa kepada guru,\u201d ujarnya. Menurutnya, doa dan restu dari guru diharapkan bisa menambah kepercayaan diri siswa. Pihak madrasah pun terus mendampingi siswa dalam persiapan TKA. Baik melalui pembelajaran maupun penguatan mental. Kegiatan sungkem ini ditutup dengan doa bersama memohon kelancaran dan hasil terbaik bagi seluruh siswa. Momen ini menjadi pengingat bahwa usaha dan doa berjalan beriringan.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9379,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-9378","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9378","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9378"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9378\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9380,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9378\/revisions\/9380"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9379"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9378"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9378"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9378"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}