{"id":9395,"date":"2026-04-30T22:40:11","date_gmt":"2026-04-30T15:40:11","guid":{"rendered":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/?p=9395"},"modified":"2026-04-30T22:40:11","modified_gmt":"2026-04-30T15:40:11","slug":"kreativitas-siswa-min-1-kulon-progo-buat-wayang-kartini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/2026\/04\/30\/kreativitas-siswa-min-1-kulon-progo-buat-wayang-kartini\/","title":{"rendered":"Kreativitas Siswa MIN 1 Kulon Progo Buat Wayang Kartini"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Kulon Progo (MIN1KP)<\/strong> \u2013 Masih dalam momen peringatan Hari Kartini pada Selasa (21\/4\/2026) MIN 1 Kulon Progo meningkatkan kreativitas siswanya. Yakni dengan membuat wayang Kartini. Kegiatan sederhana namun bermakna ini diikuti oleh siswa kelas IV \u2013 V.<\/p>\n\n\n\n<p>Di dalam kelas suasana terlihat hidup. Siswa menyiapkan bahan, menyusun bentuk, lalu mewarnai, dan merangkai wayang dengan rapi. Ada yang menambahkan kebaya warna-warni, ada juga yang memberi hiasan di bagian kepala. Hasilnya memang berbeda-beda, tetapi justru itu yang membuat karya mereka terasa unik.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG-20260425-WA0074.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-138183\"\/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Salah satu siswa kelas IV A, Azriel Raffa Al Gifari, mengaku senang ikut membuat sayang. \u201cSaya senang membuat wayang Kartini. Karena bisa memberi warna sesuai yang saya suka,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Wali kelas VA, Anggi Krisdianto, S.Pd. menjelaskan kegiatan ini dapat melatih kreativitas dan kesabaran siswa. \u201cKegiatan ini sederhana. Tetapi cukup untuk mengasah kreativitas, ketelitian, dan kesabaran siswa. Anak-anak juga jadi lebih mengenal sosok Kartini dengan cara yang menyenangkan,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG-20260425-WA0073.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-138184\"\/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Meski hanya menggunakan bahan kertas, kegiatan ini tetap memberi pengalaman belajar yang berarti. Anak-anak tidak hanya membuat karya, tetapi juga belajar memahami nilai perjuangan Kartini dengan cara yang lebih dekat dengan dunia mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Peringatan Hari Kartini kali ini terasa sederhana, tetapi tetap berkesan. Dari kegiatan kecil seperti ini siswa belajar berani berkarya dan menghargai tokoh inspiratif bangsa.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kulon Progo (MIN1KP) \u2013 Masih dalam momen peringatan Hari Kartini pada Selasa (21\/4\/2026) MIN 1 Kulon Progo meningkatkan kreativitas siswanya. Yakni dengan membuat wayang Kartini. Kegiatan sederhana namun bermakna ini diikuti oleh siswa kelas IV \u2013 V. Di dalam kelas suasana terlihat hidup. Siswa menyiapkan bahan, menyusun bentuk, lalu mewarnai, dan merangkai wayang dengan rapi. Ada yang menambahkan kebaya warna-warni, ada juga yang memberi hiasan di bagian kepala. Hasilnya memang berbeda-beda, tetapi justru itu yang membuat karya mereka terasa unik. Salah satu siswa kelas IV A, Azriel Raffa Al Gifari, mengaku senang ikut membuat sayang. \u201cSaya senang membuat wayang Kartini. Karena bisa memberi warna sesuai yang saya suka,\u201d ujarnya. Wali kelas VA, Anggi Krisdianto, S.Pd. menjelaskan kegiatan ini dapat melatih kreativitas dan kesabaran siswa. \u201cKegiatan ini sederhana. Tetapi cukup untuk mengasah kreativitas, ketelitian, dan kesabaran siswa. Anak-anak juga jadi lebih mengenal sosok Kartini dengan cara yang menyenangkan,\u201d ucapnya. Meski hanya menggunakan bahan kertas, kegiatan ini tetap memberi pengalaman belajar yang berarti. Anak-anak tidak hanya membuat karya, tetapi juga belajar memahami nilai perjuangan Kartini dengan cara yang lebih dekat dengan dunia mereka. Peringatan Hari Kartini kali ini terasa sederhana, tetapi tetap berkesan. Dari kegiatan kecil seperti ini siswa belajar berani berkarya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9396,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-9395","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9395","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9395"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9395\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9397,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9395\/revisions\/9397"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9396"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9395"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9395"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9395"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}