{"id":9448,"date":"2026-05-10T23:03:36","date_gmt":"2026-05-10T16:03:36","guid":{"rendered":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/?p=9448"},"modified":"2026-05-10T23:03:36","modified_gmt":"2026-05-10T16:03:36","slug":"kreatif-siswa-min-1-kulon-progo-sulap-plastik-bekas-jadi-kerajinan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/2026\/05\/10\/kreatif-siswa-min-1-kulon-progo-sulap-plastik-bekas-jadi-kerajinan\/","title":{"rendered":"Kreatif, Siswa MIN 1 Kulon Progo Sulap Plastik Bekas Jadi Kerajinan"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Kulon Progo <\/strong> \u2013 Siswa kelas IVA MIN 1 Kulon Progo membuat kerajinan dari plastik bekas pada Senin (4\/5\/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran yang mengajak siswa memanfaatkan barang tidak terpakai menjadi sesuatu yang lebih berguna.<\/p>\n\n\n\n<p>Beragam hasil karya tampak dihasilkan siswa. Ada yang membuat pot bunga, tempat pensil, hingga mobil-mobilan sederhana. Bahan yang digunakan berasal dari plastik bekas seperti botol minuman dan kemasan lain yang mudah ditemukan di sekitar.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan tangan. Tetapi juga menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya mengurangi sampah plastik. Mereka bebas berkreasi sesuai ide masing-masing dengan tetap mendapat arahan dari guru.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260504-WA0069.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-140483\"\/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Siswa kelas IV A, Azriel Raffa Al Gifari mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. \u201cAwalnya bingung mau buat apa. Tetapi setelah lihat contoh jadi kepikiran bikin mobil-mobilan. Senang karena bisa dari barang bekas,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Wali kelas IVA, Puji Astuti, S.Ag., M.Pd. menilai kegiatan ini memberi pengalaman belajar yang sederhana tetapi bermakna. \u201cAnak-anak jadi lebih paham bahwa barang bekas masih bisa dimanfaatkan. Sekalian juga melatih kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui kegiatan ini siswa diajak memahami bahwa barang yang dianggap tidak berguna sebenarnya masih bisa dimanfaatkan. Selain melatih kreativitas, mereka juga dibiasakan untuk lebih bijak dalam mengelola barang sehari-hari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kulon Progo \u2013 Siswa kelas IVA MIN 1 Kulon Progo membuat kerajinan dari plastik bekas pada Senin (4\/5\/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran yang mengajak siswa memanfaatkan barang tidak terpakai menjadi sesuatu yang lebih berguna. Beragam hasil karya tampak dihasilkan siswa. Ada yang membuat pot bunga, tempat pensil, hingga mobil-mobilan sederhana. Bahan yang digunakan berasal dari plastik bekas seperti botol minuman dan kemasan lain yang mudah ditemukan di sekitar. Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan tangan. Tetapi juga menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya mengurangi sampah plastik. Mereka bebas berkreasi sesuai ide masing-masing dengan tetap mendapat arahan dari guru. Siswa kelas IV A, Azriel Raffa Al Gifari mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. \u201cAwalnya bingung mau buat apa. Tetapi setelah lihat contoh jadi kepikiran bikin mobil-mobilan. Senang karena bisa dari barang bekas,\u201d katanya. Wali kelas IVA, Puji Astuti, S.Ag., M.Pd. menilai kegiatan ini memberi pengalaman belajar yang sederhana tetapi bermakna. \u201cAnak-anak jadi lebih paham bahwa barang bekas masih bisa dimanfaatkan. Sekalian juga melatih kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan,\u201d ujarnya. Melalui kegiatan ini siswa diajak memahami bahwa barang yang dianggap tidak berguna sebenarnya masih bisa dimanfaatkan. Selain melatih kreativitas, mereka juga dibiasakan untuk lebih bijak dalam mengelola barang sehari-hari.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9449,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-9448","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9448","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9448"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9448\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9450,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9448\/revisions\/9450"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9449"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9448"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9448"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9448"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}