{"id":9954,"date":"2026-08-24T15:08:49","date_gmt":"2026-08-24T08:08:49","guid":{"rendered":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/?p=9954"},"modified":"2026-08-31T15:11:40","modified_gmt":"2026-08-31T08:11:40","slug":"min-1-kulon-progo-kenalkan-makanan-khas-daerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/2026\/08\/24\/min-1-kulon-progo-kenalkan-makanan-khas-daerah\/","title":{"rendered":"MIN 1 Kulon Progo Kenalkan Makanan Khas Daerah"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Kulon Progo (MIN1KP)<\/strong> \u2013 Murid kelas I A MIN 1 Kulon Progo mengenal beragam makanan khas daerah melalui kegiatan pembelajaran pada Senin (24\/8\/2026). Kegiatan tersebut menjadi cara sederhana bagi murid untuk mengenal makanan tradisional yang ada di Kulon Progo. Sekaligus menambah pengetahuan tentang kekayaan kuliner daerah.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kegiatan tersebut murid diperkenalkan dengan sejumlah makanan khas. Seperti tempe bacem, tempe besengek, growol, geblek, serta tiwul gatot. Berbagai makanan tersebut dikenalkan kepada murid dengan bahasa yang mudah dipahami agar mereka semakin dekat dengan makanan tradisional dari daerah sendiri.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260827-WA0062.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-160345\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Kegiatan berlangsung di kelas I A dengan suasana yang cukup antusias. Murid mengikuti penjelasan guru dan mengenal nama serta bentuk makanan yang diperkenalkan. Pembelajaran tentang makanan khas daerah juga menjadi kesempatan bagi murid untuk mengetahui bahwa setiap daerah memiliki makanan dengan ciri khas masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu murid kelas I A, Ilyas Shaquille Setya mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Ia tertarik mengenal berbagai makanan khas yang sebelumnya belum banyak diketahuinya.<br>\u201cSaya senang belajar tentang makanan khas Kulon Progo. Saya jadi tahu ada banyak makanan daerah seperti geblek dan growol,\u201d kata Ilyas.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260827-WA0063.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-160346\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Guru kelas I A, Umi Bariyah, S.Pd.I., mengatakan pengenalan makanan khas daerah penting dilakukan sejak dini. Menurutnya, murid perlu mengetahui dan menghargai makanan tradisional yang menjadi bagian dari budaya daerah. \u201cAnak-anak perlu dikenalkan dengan makanan khas daerah sejak dini agar mereka mengetahui dan menghargai kekayaan budaya yang ada di lingkungan mereka,\u201d ujar Umi.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan tersebut membuat pembelajaran di kelas menjadi lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari murid. MIN 1 Kulon Progo terus mendorong pembelajaran yang mengenalkan budaya dan potensi daerah kepada murid.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kulon Progo (MIN1KP) \u2013 Murid kelas I A MIN 1 Kulon Progo mengenal beragam makanan khas daerah melalui kegiatan pembelajaran pada Senin (24\/8\/2026). Kegiatan tersebut menjadi cara sederhana bagi murid untuk mengenal makanan tradisional yang ada di Kulon Progo. Sekaligus menambah pengetahuan tentang kekayaan kuliner daerah. Dalam kegiatan tersebut murid diperkenalkan dengan sejumlah makanan khas. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9955,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-9954","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9954","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9954"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9954\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9956,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9954\/revisions\/9956"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9955"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9954"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9954"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/min1kulonprogo.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9954"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}